Buku Ajar Dosen
BLOG

Syarat Buku Ajar untuk Pemenuhan Angka Kredit Dosen: Panduan Sebelum Menerbitkan Buku

Penerbitdharmaleksana.com – Jakarta| Menulis buku ajar dapat menjadi bagian dari pengembangan profesional dosen sekaligus mendukung pelaksanaan tugas pendidikan dan pengajaran. Bagi dosen yang sedang mempersiapkan pengajuan kenaikan jabatan akademik, kualitas naskah dan kepatuhan terhadap ketentuan penerbitan perlu menjadi perhatian sejak awal.

Karena itu, dosen tidak cukup hanya memiliki naskah buku ajar. Buku tersebut perlu memenuhi ketentuan akademik, administratif dan penerbitan agar dapat digunakan sesuai kebutuhan pelaporan kinerja dan proses penilaian angka kredit berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Peraturan dan petunjuk teknis mengenai karier dosen terus berkembang. Salah satu dokumen penting yang perlu diperhatikan adalah Kepmendiktisaintek Nomor 63/M/Kep/2025 tentang Petunjuk Teknis Layanan Pembinaan dan Pengembangan Profesi dan Karier Dosen. (LLDIKTI Wilayah 4)

Mengapa Dosen Perlu Menerbitkan Buku Ajar?

Buku ajar merupakan buku yang disusun untuk mendukung proses pembelajaran pada mata kuliah tertentu. Materinya idealnya selaras dengan capaian pembelajaran dan RPS yang digunakan dalam proses perkuliahan.

Bagi dosen, buku ajar dapat memiliki beberapa fungsi sekaligus:

  • Menjadi sumber belajar mahasiswa.
  • Mendukung pelaksanaan pendidikan dan pengajaran.
  • Mendokumentasikan keahlian dosen dalam bidang ilmu tertentu.
  • Menjadi bagian dari luaran akademik.
  • Mendukung dokumentasi kinerja dosen sesuai ketentuan institusi dan regulasi yang berlaku.

Karena itu, penerbitan buku ajar sebaiknya tidak dilakukan secara terburu-buru. Dosen perlu memastikan naskah, struktur, substansi, proses editorial dan administrasi penerbitannya memenuhi standar yang diperlukan.

10 Syarat yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menerbitkan Buku Ajar

1. Menjaga Integritas Akademik

Buku ajar harus memenuhi prinsip integritas akademik.

Naskah perlu bebas dari plagiarisme, fabrikasi, falsifikasi dan bentuk pelanggaran integritas akademik lainnya. Dosen juga perlu memastikan setiap kutipan, data, teori dan sumber referensi memiliki dasar akademik yang jelas.

Permendikbudristek Nomor 39 Tahun 2021 mengatur integritas akademik dalam menghasilkan karya ilmiah. Karena itu, pemeriksaan naskah sebelum diterbitkan menjadi bagian penting dalam proses penerbitan buku akademik.

2. Memiliki Struktur Buku Ajar yang Jelas

Buku ajar memiliki karakteristik yang berbeda dari buku populer, monograf atau buku referensi.

Strukturnya perlu dirancang untuk membantu mahasiswa memahami materi pembelajaran secara sistematis.

Beberapa unsur yang dapat diperhatikan antara lain:

  • Tujuan atau capaian pembelajaran setiap bab.
  • Penyajian materi secara sistematis.
  • Contoh dan studi kasus yang relevan.
  • Rangkuman materi.
  • Latihan atau evaluasi.
  • Daftar pustaka.

Dengan struktur tersebut, buku tidak sekadar menjadi kumpulan materi kuliah. Buku berfungsi sebagai perangkat pembelajaran yang dapat digunakan mahasiswa secara mandiri.

3. Memperhatikan Jumlah Halaman

Jumlah halaman merupakan salah satu aspek yang perlu diperiksa sejak tahap perencanaan naskah.

Dosen sebaiknya tidak menentukan jumlah halaman hanya berdasarkan target ketebalan buku. Isi buku harus memiliki substansi yang memadai dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.

Ketentuan mengenai klasifikasi dan penilaian karya ilmiah dapat berubah mengikuti regulasi yang berlaku. Karena itu, dosen perlu memastikan persyaratan halaman berdasarkan pedoman terbaru pada saat mengajukan karya.

4. Menggunakan Format Buku yang Sesuai

Ukuran buku juga perlu diperhatikan dalam proses penerbitan.

Untuk buku akademik, penerbit perlu membantu penulis menentukan format cetak yang sesuai dengan karakter buku dan ketentuan yang berlaku.

Pemilihan ukuran, jenis kertas, tata letak, tipografi dan desain halaman akan memengaruhi keterbacaan buku sekaligus kualitas produk akhirnya.

5. Memiliki ISBN Sesuai Ketentuan

ISBN memberikan identitas unik bagi sebuah terbitan buku. Perpusnas menjelaskan bahwa ISBN merupakan deretan angka 13 digit yang digunakan sebagai identitas karya cetak maupun karya rekam. (Perpusnas ISBN)

Saat ini layanan ISBN Perpusnas juga memiliki persyaratan administrasi bagi penerbit. Penerbit swasta, misalnya, perlu memenuhi persyaratan legalitas badan usaha dan dokumen terkait serta memiliki website resmi yang aktif. (Perpusnas ISBN)

Karena itu, dosen sebaiknya memilih penerbit yang memiliki legalitas dan sistem penerbitan yang jelas.

6. Melalui Proses Penyuntingan

Naskah buku ajar membutuhkan proses penyuntingan sebelum masuk tahap produksi.

Editor dapat membantu memperbaiki:

  • Struktur kalimat.
  • Konsistensi istilah.
  • Ejaan dan tata bahasa.
  • Sistematika bab.
  • Konsistensi sitasi dan daftar pustaka.
  • Keterbacaan materi.

Untuk buku ajar, penyuntingan substansi juga penting. Materi perlu diperiksa agar tetap sesuai dengan bidang keilmuan dan tujuan pembelajaran. (Lihat juga : https://penerbitdharmaleksana.com/2026/09/19/punya-skripsi-tesis-atau-disertasi-ubah-menjadi-buku/ )

7. Memiliki Penerbit yang Jelas dan Legal

Pemilihan penerbit menjadi bagian penting dalam penerbitan buku ajar.

Dosen sebaiknya memeriksa legalitas penerbit sebelum menyerahkan naskah. Jangan menjadikan harga murah sebagai satu-satunya pertimbangan.

Periksa beberapa hal berikut:

  • Legalitas badan usaha.
  • Identitas dan alamat penerbit.
  • Website resmi.
  • Sistem pengajuan ISBN.
  • Portofolio penerbitan.
  • Kontrak atau perjanjian penerbitan.
  • Layanan editing dan layout.
  • Bukti fisik buku yang diterbitkan.
  • Kejelasan layanan setelah buku terbit.

Perpusnas sendiri mensyaratkan dokumen legalitas tertentu dalam registrasi penerbit ISBN. (Perpusnas ISBN)

8. Isi Buku Sesuai Etika Akademik dan Ketentuan Hukum

Buku ajar merupakan bagian dari lingkungan pendidikan tinggi. Karena itu, substansinya harus disusun berdasarkan prinsip akademik, etika dan ketentuan hukum yang berlaku.

Dosen perlu memastikan materi tidak mengandung plagiarisme, informasi yang sengaja dipalsukan, manipulasi data atau materi lain yang melanggar ketentuan akademik.

Penulis juga perlu memastikan sumber informasi yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan.

9. Menyesuaikan Buku dengan RPS

Buku ajar yang baik memiliki hubungan yang jelas dengan mata kuliah yang diajarkan.

Sebelum menulis, dosen dapat memetakan:

RPS → Capaian Pembelajaran → Materi → Bab Buku → Studi Kasus → Latihan → Evaluasi.

Dengan pola tersebut, buku ajar memiliki hubungan langsung dengan proses pembelajaran.

Dosen juga lebih mudah memastikan bahwa materi dalam buku tidak keluar dari kompetensi yang hendak dicapai mahasiswa.

10. Memperhatikan Ketentuan Penilaian yang Berlaku

Dosen perlu membedakan antara menulis buku dan memperoleh pengakuan angka kredit.

Sebuah buku yang telah diterbitkan tidak otomatis berarti seluruh unsur penilaiannya pasti diterima dalam proses penilaian angka kredit. Pengakuan karya bergantung pada ketentuan yang berlaku serta hasil penilaian pada institusi atau mekanisme yang berwenang.

Karena regulasi karier dosen dapat mengalami perubahan, dosen sebaiknya menggunakan pedoman resmi terbaru sebagai acuan utama.

Kepmendiktisaintek Nomor 63/M/Kep/2025, misalnya, memuat petunjuk teknis mengenai layanan pembinaan dan pengembangan profesi serta karier dosen, termasuk aspek penetapan dan kebutuhan angka kredit. (LLDIKTI Wilayah 4)

Jangan Menulis Buku Ajar Hanya untuk Mengejar Angka Kredit

Menulis buku ajar memang dapat menjadi bagian dari strategi pengembangan karier akademik. Namun, kualitas buku tetap menjadi faktor penting.

Buku yang baik harus menjawab kebutuhan pembelajaran mahasiswa.

Karena itu, sebelum menerbitkan buku ajar, kita perlu memastikan tiga hal utama:

Pertama, substansinya kuat dan sesuai bidang keilmuan.

Kedua, strukturnya memenuhi karakteristik buku ajar.

Ketiga, proses penerbitannya dilakukan secara profesional dan terdokumentasi.

Dengan pendekatan tersebut, buku yang kita terbitkan dapat memiliki fungsi akademik yang lebih jelas dan dapat digunakan sebagai bagian dari portofolio profesional dosen.

Terbitkan Buku Ajar Bersama Penerbit Dharma Leksana

Penerbit Dharma Leksana hadir untuk membantu dosen mengubah materi perkuliahan, hasil penelitian dan pengalaman akademik menjadi buku yang siap diterbitkan.

PT Dharma Leksana Media Group memiliki legalitas badan usaha dengan SK KUMHAM Nomor AHU-0072639.AH.01.01.Tahun 2022 serta perubahan anggaran dasar berdasarkan Nomor AHU-0093392.AH.01.02.Tahun 2026.

Penerbit Dharma Leksana beralamat di:

Jl. Ir. H. Juanda No. 4 A, Kebon Kelapa, Gambir, Jakarta Pusat.

Kami membantu proses penerbitan buku dengan memperhatikan kebutuhan penulis akademik, mulai dari persiapan naskah hingga buku siap terbit.

Layanan dapat mencakup:

• Konsultasi konsep buku ajar.

• Penyuntingan naskah.

• Penyusunan layout.

• Desain sampul.

• Pengurusan ISBN sesuai ketentuan yang berlaku.

• Produksi buku cetak.

• E-book.

• Pemeriksaan kemiripan naskah sesuai layanan yang dipilih.

• Konsultasi format dan struktur buku.

ISBN sendiri merupakan layanan resmi Perpustakaan Nasional dan prosesnya mengikuti persyaratan yang ditetapkan dalam sistem ISBN nasional. (Perpusnas ISBN)

Saatnya Mengubah Materi Kuliah Menjadi Buku

Materi kuliah yang selama ini tersimpan dalam file komputer, slide presentasi atau catatan perkuliahan dapat dikembangkan menjadi buku ajar yang terstruktur.

Kita dapat mulai dari satu mata kuliah.

  • Petakan RPS.
  • Susun kerangka buku.
  • Kembangkan setiap materi menjadi bab.
  • Tambahkan contoh, studi kasus dan evaluasi.
  • Lakukan penyuntingan.

Kemudian terbitkan melalui penerbit yang memiliki legalitas dan prosedur yang jelas.

Penerbit Dharma Leksana siap mendampingi dosen dalam proses tersebut.

Hubungi Penerbit Dharma Leksana untuk konsultasi penerbitan buku ajar dan buku ilmiah Anda.

Dr. Dharma Leksana, M.Th., M.Si.
Penerbit Dharma Leksana
PT Dharma Leksana Media Group
Jl. Ir. H. Juanda No. 4 A, Kebon Kelapa, Gambir, Jakarta Pusat

Telepon/ Whatsapp : 081381773839

Email : mediadharmaleksana@gmail.com

Website : https://penerbitdharmaleksana.com

Related posts

Leave a Comment