Perpusnas RI Terima Donasi 100 Buku dari 11 Penerbit China
BLOG

Perpusnas RI Terima Donasi 100 Buku dari 11 Penerbit China, Perkuat Pertukaran Budaya dan Pengetahuan

Penerbitdharmaleksana.com – Jakarta| Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) menerima donasi 100 judul buku dari 11 lembaga penerbitan asal China dalam seremoni di Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Sabtu (3/10/2026). Penambahan koleksi ini bertujuan memperkaya khazanah bahan bacaan sekaligus memperkuat pertukaran pengetahuan, budaya dan hubungan intelektual antara Indonesia dan China.

Seluruh buku yang diterima telah melalui proses seleksi dan kurasi ketat sesuai prinsip pengembangan koleksi Perpusnas, meliputi relevansi, nilai informasi serta keberagaman subjek. Rincian koleksi mencakup:

  • 32 judul sastra anak, buku bergambar dan materi pembelajaran usia dini.
  • 19 judul topik pemerintahan dan kerja sama internasional.
  • 14 judul sastra klasik, sejarah dan kajian akademik.
  • 13 judul perjalanan, budaya regional dan referensi populer.
  • 12 judul pendidikan bahasa dan budaya China.
  • 10 judul pendidikan vokasi, teknis dan terapan.

Konselor Kebudayaan Kedutaan Besar China di Indonesia, Wang Siping menyatakan bahwa buku merupakan sarana abadi dalam membangun pertukaran budaya antarmasyarakat.

“Buku adalah sarana paling sederhana dan abadi dalam pertukaran budaya dan pembelajaran bersama. Makna pertukaran budaya tidak hanya terletak pada penyampaian, tetapi juga pada dialog untuk membangun saling pengertian,” ujar Wang Siping.

Kepala Perpusnas RI, E. Aminudin Aziz mengungkapkan bahwa inisiatif hibah buku bermula dari pertemuannya dengan staf Xinhua News Agency pada Konferensi Internasional Budaya Minang di Sumatera Barat, Agustus 2026. Pertemuan tersebut menyoroti masih terbatasnya koleksi buku berbahasa Mandarin di Perpusnas jika dibandingkan dengan koleksi berbahasa Korea.

Pihak Xinhua kemudian berkoordinasi dengan Kedutaan Besar China untuk menggalang donasi dari penerbit yang berpartisipasi dalam Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026.

“Ini menjadi berkah tersembunyi bagi kita. Di tengah keterbatasan anggaran untuk penyediaan buku bacaan, kita mendapatkan tambahan koleksi yang sangat berharga,” kata Aminudin.

Buku-buku tersebut disajikan dalam bahasa Mandarin, Inggris, Indonesia serta format bilingual. Masyarakat, pelajar, hingga peneliti dapat mengakses seluruh koleksi ini di lantai 20 Gedung Perpusnas RI.

Acara penyerahan dihadiri oleh Dirjen Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen Yudil Chatim, Deputy General Manager China National Sci-Tech Information Import & Export Co., Ltd. Li Yan, serta Director General Xinhua News Agency Jakarta Bureau Cao Kai. Perpusnas berharap momentum ini menjadi pintu masuk kolaborasi yang lebih luas, seperti pengolahan naskah kebudayaan dan pertukaran publikasi antarnegara.

(Mas Dharma EL/Red.***)

Related posts

Leave a Comment